The Hunger Games dan Twilight Jadi Salah Satu Faktor “Tumbangnya” Genre Romantic-Comedy?

Sumber : College Humor

Sobat SPACERS, pada artikel sebelumnya kita telah membahas alasan mengapa pada era saat ini, semakin sedikit studio atau rumah produksi film di Hollywood yang memproduksi film ber-genre romantic-comedy. Padahal, film ber-genre ini sangat digemari oleh banyak orang di era 80an dan 90an. Nah, kira-kira apa lagi ya faktor atau alasannya? Yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Munculnya Film Yang Diadaptasi Dari Young Adult Fiction (YA) Novel

Sumber : Marcella Purnama

Salah satu stigma yang dimiliki mengenai film berjenis romantic-comedy adalah bahwa genre film ini lebih ditujukan secara khusus untuk kaum wanita. Sehingga, banyak artis wanita memutuskan untuk bermain di film ber-genre ini untuk meningkatkan reputasinya serta membangun fan base yang besar. Setelah memiliki reputasi yang baik serta memiliki jumlah fan yang banyak, barulah para aktris ini mencoba untuk bermain di film ber-genre lain.

Baca lainnya  Deretan Aktris Top Dunia Yang Secara Mengejutkan Menolak Tawaran Bermain di Film Hollywood

Namun, saat ini, banyaknya film yang diadaptasi dari YA novel cukup berkontribusi terhadap menurunnya jumlah orang yang meminati film romantic-comedy. YA ini sendiri merupakan singkatan dari Youth Adult Fiction, dimana novel ber-genre ini menggabungkan cerita fiksi dan romansa cinta untuk menarik minat para pembacanya. Banyaknya film yang diadaptasi dari novel YA, seperti Twilight, The Hunger Games, dan The Fault In Our Stars, cukup membuat banyak peminat film romantic-comedy untuk berpindah ke film adaptasi ini. Salah satu alasannya adalah karena keduanya memiliki konsep yang kurang lebih sama, yaitu fokus pada kaum wanita, dimana dalam film ber-genre ini, peran aktris wanita yang lebih ditonjolkan. Namun, satu hal yang menjadi keunggulan dari film berjenis Young Adult Fiction (YA) ini adalah kemampuan yang dimiliki oleh film ini untuk secara bersamaan dijadikan sebagai film “Blockbuster” yang dapat menarik lebih banyak lagi orang untuk menonton film ber-genre ini.

Baca lainnya  Wah! Virus Venom Akan Menginfeksi Seluruh Marvel Universe?

Antipati Hollywood Terhadap Film Dengan Cerita Tentang Wanita

Sumber : Stuff

Tidak dapat dipungkiri bahwa industri Hollywood memiliki sedikit antipati terhadap cerita yang berpusat tentang wanita. Maka, tidak heran apabila di banyak ajang penghargaan, drama romantis dengan pria sebagai aktor utamanya dapat dengan mudah memenangkan berbagai penghargaan bergengsi. Sementara, film drama romantis dengan wanita sebagai aktor utama-nya sedikit mengalami kesulitan untuk meraih prestasi yang serupa karena adanya antipati ini.

Baca lainnya  Adam Levine Berhasil Catatkan Namanya di Hollywood Walk Of Fame!

Namun, tren atau sikap antipati ini pun masih tetap berlanjut hingga sekarang. Mayoritas dari film-film sukses Hollywood menampilkan kaum pria sebagai pemeran utamanya, seperti film-film Iron Man, Thor, DeadpoolThe Expendables, dan sebagainya. Sikap antipati ini, ditambah dengan stigma publik bahwa film ber-genre romantic-comedy merupakan film yang ditunjukkan untuk kaum wanita, menjadi salah satu kombinasi faktor yang seakan dapat menjelaskan mengapa film romantic-comedy mulai ditinggalkan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here