Andrew Reinhard : No Man’s Sky Pandangan Arkeologi dalam Dunia Buatan

Source : Gadgete NDCTV

Saat No Man’s Sky diluncurkan tahun lalu, seorang mahasiswa PhD Arkeologi memimpin sebuah tim terdiri atas 30 pemain dalam sebuah survey dengan tujuan untuk memahami tentang algoritma membangun dunia game. Awalnya memang tak berjalan mulus, sebab permainan tersebut kehilangan beberapa fitur yang dibutuhkan untuk menggali dengan baik. Namun sesudah game ini diupdate ke versi 1.3, hingga secara radikal mampu mengubah planet-planet dalam No Man’s Sky, diman tak hanya mendapatkan peralatan yang lebih baik lagi untuk digali, tetapi juga beberapa peradaban terbengkalai dapat dijelajahi spacers saat memainkan game ini.

Baca lainnya  Brave Legends Telah Rilis! Kamu Sudah main?

Pendapat Reinhard, Pakar Arkeolog Tentang No Man’s Sky

Reinhard dan timnya sangat antusias dengan peluncuran game ini, baik sebagai pemain maupun dipandang dari sisi akademis. Mereka telah membuat rencana bagaimana mereka mulai mencoba melakukan survey di lokasi, kemudian berjelajah melihat sekitar. Namun ketika tim mulai masuk ke dalam pertandingan, mereka menyadari jika alat yang dibutuhkan tak ada di sana. Sangat disayangkan, sebab saat peluncurannya No Man’s Sky sendiri tidak dilengkapi fitur kompas atau petunjuk arah, sehingga membuat anggota timnya berada di planet yang sama sangat sulit. Seiring berjalannya waktu, timnya pun mulai menyusut untuk mengerjakan proyek mereka sendiri, atau kembali pada kehidupan masing-masing.

Baca lainnya  4 Game Legendaris Hingga Saat ini

Hingga beberapa bulan kemudian, Reinhard pun memutuskan kembali melakukan update game terbaru, patch 1.3. Dengan peralatan baru, seperti senapan terraforming, sehingga memungkinkannya untuk lebih mudah memanipulasi medannya. Sehingga game No Man’s Sky saat ini lebih terarah dan lebih mudah menjelajah. Reinhard juga mempunyai satu perkembangan baru dan menarik lagi dari No Man’s Sky, yakni Galactic Hub. Dimana fitur ini semestinya menjadi tempat para pemain No Man’s Sky dapat tinggal dalam komunitas yang terorganisir. Adapun tujuan proyek in yaitu menciptakan tempat dalam No Man’s Sky yang mana para pemain mempunyai markas yang lebih familiar, jadi mereka dapat memulai sedikit tutorial lagi.

Baca lainnya  4 Games Grafik Terbaik Ekslusif XBOX One

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here