Beberapa Hal Ini Bisa Buat Kamu Lebih Paham Lagi Tentang Fenomena Equinox!

Sobat SPACERS, pada tanggal 21 maret kemarin telah terjadi peristiwa Equinox. Peristiwa ini terjadi ketika bumi dan matahari berpapasan secara sejajar, dimana hal ini membuat sinar matahari terpancarkan secara langsung ke garus ekuator bumi. Alhasil, pada saat itu, suhu atau temperatur bumi pun menjadi lebih panas dari biasanya. Nah, tapi ternyata Equinox ini tidak hanya terjadi sekali lho guys. Melainkan 2 kali, yaitu pada tanggal 21 maret dan 23 september setiap tahunnya.

Nah, ada beberapa fata mengenai equinox ini yang akan kita bahas pada artikel ini. Mungkin sebagian ada yang kalian sudah tahu, namun mungkin ada sebagian juga yang kalian belum tahu. Nah, untuk itu, mari kita simak ulasan mengenai beberapa fakta unik tentang Equinox ini.

Baca lainnya  Kamu Sudah Tau 10 Secret Hack Excel Berikut Ini?

Sebagai Penanda Musim

Sumber : Twitter

Nah, fakta pertama yang akan kita bahas kali ini adalah fakta bahwa Equinox (dan temannya, yaitu Solstice) merupakan 2 peristiwa yang secara tidak langsug menandakan terjadinya pergantian musim di bumi Tapi, tentunya pergantian musim ini hanya terjadi di negara-negara yang punya 4 musim. Sehingga, peristiwa Equinox sebagai penanda pergantian musim tidak berlaku di Indonesia. Hal yang sama pun berlaku untuk peristiwa Solstice.

Dua kali peristiwa Equinox yang terjadi di bumi menjadi penanada bahwa musim telah berganti jadi musim semi (21 Maret), atau musim Gugur (23 September). Sementara itu, peristiwa Solstice akan menjadi penanda datangnya musim panas (21 Juni) dan musim Dingin (21 Desember). Dalah hal ini, bagian bumi yang paling sedikit terpancar sinar matahari akan mengalami musim dingin, dan bagian bumi yang mendapatkan pancaran paling banyak akan mengalami musim panas. Jadi, apabila di Indonesia peristiwa Equinox akan membuat suhu di tempat kita jadi lebih panas, maka di negara 4 musim, peristiwa ini akan jadi tanda telah terjadina pergantian musim.

Baca lainnya  Deretan Artis Ini Sudah Kaya Raya Sejak Lahir

Durasi Siang dan Malam

Sumber : 24/7 Animal Welfare

Nah, fakta berikutnya cukup unik, dimana trnyata Equinox memiliki pengaruh tersendiri tehadap lamanya siang dan malam. Sebelu terjadinya Equinox, maka siang akan terasa lebih lama dibandingkan dengan malam di belahan bumi selatan, dan malam akan terasa lebih panjang dari siang di belahan bumi utara. Sebaliknya, setelah peristiwa equinox, siang akan terasa cepat di belahan bumi selatan, sementara orang-orang yang tinggal di bagian utara bumi akan merasakan malam yang lebih lama.

Baca lainnya  Gila! Para Pemain Sepak Bola Ini Lakukan Selebrasi Gol Hingga Cidera!

Nah, ketika Equinox terjadi, maka durasi antara siang dan malam adalah sama. Artinya, siang tidak lebih lama dari malam, dan malam juga tidak teras lebih panjang dari siang. Alhasil, peristiwa Equinox ini sering dikatakan orang sebagai “titik netral.”

Aurora Borealis

Sumber : Pixabay

Nah, peristiwa Equinox ini sendiri punya hubungan yang cukup erat dengan peristiwa Aurora Borealis di kutub. Ketika Equinox terjadi, maka kekuatan daya atau medan magnet bumi juga akan bertambah. Sehingga, pancaran¬†Aurora ketika Equinox akan terasa lebh “kuat”, dimana hal ini akan menghasilkan “lukisa” aurora yang indah di langit.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here