Deretan Faktor Ini Jadi Alasan Orang Malas Ganti HP Baru

Sobat SPACERS, tidak bisa kita pungkiri bahwa perkembangan handphone di dunia memang sangat pesat jika dibandingkan dengan dulu. Misalkan, dari segi fitur, deretan smartphone yang dijual di pasaran sekarang ini sudah dilengkapi dengan fitur-fitur super canggih yang mungkin pada zaman dulu sulit untuk dibayangkan akan muncul pada handphone. Misalkan, tidak ada yang menyangka bahwa smartphone saat ini dilengkapi dengan kamera dengan resolusi tinggi. Pada zaman dulu, orang tidak ada yang menyangka bahwa handphone akan dilengkapi dengan kamera. Namun, kini kita bisa lihat bahwa hampir semua handphone pada zaman ini sudah dilengkapi dengan kamera yang canggih.

Selain itu, kita juga tidak dapat pungkiri bahwa smartphone itu sendiri berkembang pesat dari tahun ke tahun. Setiap tahun, para perusahaan smartphone berlomba-lomba untuk mengembangkan teknologi baru yang dapat membuat smartphone baru mereka lebih canggih dibandingkan dengan pendahulunya. Misalkan, Samsung sudah meluncurkan sekitar 8 seri untuk smartphone Samsung Galaxy S seriesya, diantaranya Galaxy S1, S2, hingga S8. Dan, setiap seri yang baru diluncurkan pasti memiliki fitur tertentu yang menjadikan mereka lebih canggih dibandingkan dengan pendahulunya. Hal ini pun membuat banyak orang rela merogoh kocek tambahan untuk mengganti HP-nya setiap tahuun.

Baca lainnya  Kenapa Banyak Orang Tidak Rela Ganti HP? Mungkin Alasan Berikut Bisa Menjawab Pertanyaan Ini

Namun, ternyata banyak juga orang yang tidak terguir dengan kecanggihan teknologi ini. Beberapa orang memutuskan untuk tetap menggunakan HP lamanya, dan tidak mengganti HP nya dengan yang baru. Nah, kira-kira kenapa ya? Faktor-faktor dibawah ini bisa jadi alasan mereka untuk tidak ganti HP baru.

Faktor Keamanan

Sumber : Techlicious

Nah, faktor yang satu ini memang agak unik, sobat. Kita tahu bahwa semakin canggih suatu HP, maka fitur-fitur keamanan yang ada di dalamnya juga jadi makin canggih Tapi, hal ini tidak berlaku untuk sebagian orang. Bagi mereka, justru HP canggih lebih mudah untuk “dibobol” dibandingkan dengan HP “jadul”. Memang alasan ini cukup masuk akal. Kalau kita tilik lagi ke belakang, banyak kejadian yang berkaitan dengan “Hacking” atau pembobolan keamanan justru jauh lebih banyak terjadi pada zaman ini dibandingkan dengan zaman dulu. Tidak hanya itu, mereka juga berpendapat bahwa karena HP canggih dapat membantu pekerjaan manusia, maka banyak dari penggunanya yang menyimpan data-data penting di smartphone mereka. Sehingga, kalau saja handphone itu dibobol atau dicuri, maka data-data pentingnya pun juga akan ikut hilang. Sementara, kalau HP jadul, karena tidak dilengkapi dengan teknologi seperti ini, maka penggunanya tidak dapat menyimpan data penting di HP mereka. Hal ini yang mmebuat sebagian orang berpendapat bahwa HP “Jadul” justu lebih aman daripada HP canggih zaman sekarang. Hmm….masuk akal juga ya.

Baca lainnya  Lenovo Siap Luncurkan Smartphone Moto Z Terbaru di Tahun 2017

Adaptasi

Sumber : iTechPost

Nah, kalau faktor yang ini lebih berhubungan dengan tingkat adaptasi seseorang. Banyak anak-anak muda yang mungkin merasa bahwa mereka tidak perlu melakukan adaptasi terhadap teknologi baru. Dengan kata lain, apabila mereka menggunakan HP baru yang memiliki teknologi yang tidak dimiliki oleh HP mereka sebelumnya, maka mereka tidak akan mengalami kesulitan untuk mempelajari teknologi baru itu.

Baca lainnya  The Wolf of Wall Street : Salah Satu Film Yang Kena "Banned" di Beberapa Negara di Dunia

Namun, hal ini berbeda dengan mereka yang berasal dari generasi yang lebih tua. Biasanya, orang-orang dari generasi ini sedikit mengalami kesulitaan apabila mereka harus mempelajari dan mengadaptasi sebuah teknologi baru. Hal ini yang membuat mereka merasa bahwa membeli HP baru hanya akan menyusahkan mereka saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here