Kento Momota Akhirnya Kembali Di-Perbolehkan Bermain di Kompetisi Domestik!

Sobat SPACERS, kalian semua, khususnya kalian para pecinta badminton, patut senang. Hal ini karena salah satu pebulutangkis tunggal putra masa depan dunia, yaitu Kento Momota, akhirnya diperbolehkan untuk kembali berkompetisi secara domestik setelah sejak pertengahan 2016, Momota di-“Banned” dari semua kompetisi, baik domestik maupun internasional. Keputusan ini pun diumumkan oleh Asosiasi Bulutangkis Jepang (NBA) setelah mereka melakukan rapat untuk membahas hal ini. Hal ini pun merupakan berita baik dan disambut hangat oleh seluruh pecinta badminton dunia, mengingat Momota memiliki bakat yang hebat untuk menjadi salah satu pemain terbaik dunia di masa depan.

Kento Momota

Sumber : Daily Mail

Kento Momota sendiri merupakan pemain kelahiran Jepang, 01 September 1994. Mulai bermain badminton pada usia muda, Kento Momota berhasil meraih gelar juara dunia junior pada tahun 2012 dengan mengalahkan pemain asal China, yaiyu Xue Song, dengan rubber game, 21-17, 19-21, 21-19. Padahal, saat itu Momota baru berusia 18 tahun. Sejak pencapaian itu, karir Momota pun terus menanjak.

Baca lainnya  Para Aktor dan Aktris Hollywood Ini Ternyata Bukan Berasal dari Amerika Serikat! (Part 3)

Setelah resmi “naik pangkat” untuk berkompetisi di kompetisi senior, dimana lawan-lawan yang dihadapi tentu lebih berat dibandingkan dengan saat ia berkompetisi di turnamen Junior, Momota tetap menunjukkan konsistensi dan bakatnya di badminton. Hasilnya, ia pun suskes menjuarai turnamen senior pertamanya dalam ajang Singapura super series pada tahun 2015, dengan mengalahkan salah satu pemain senior asal Hong Kong, yaitu Hu Yun dengan skor ketat, 21-17, 16-21, 21-15. Keberhasilan Momota meraih gelar juara, bukannya membuat ia puas, malah membuat ia semakin tangguh di lapangan.

Baca lainnya  Ternyata, Ini Sarapan Orang Jepang!

Setelah melalui berbagai turnamen, Momota pun sukses menjuarai turnamen permier super series pertamanya, yaitu Indonesia Premier Super Series pada tahun 2015. Turnamen kelas permier super series jauh lebih bergengsi dari pada turnamen super series biasa, sehingga mampu menjuarai turnamen kelas premier ini jadi suatu kebanggaan tersendiri buat sang pemain. Dalam turnamen ini, Momota pun sukses mengalahkan lawannya dengan skor 16-21, 21-19, dan 21-7. Lawan yang dikalahkannya pun bukan lawan smbarangan, melainkan Jan O. Jorgensen. Jan merupakan pemain asal Denmark yang terkenal dengan bakat dan ketangguhannya di lapangan. Prestasi Momota pun semakin meningkat ketika ia sukses menjuarai turnamen Super series finals di tahun 2015, dan India Open di tahun 2016.

Baca lainnya  5 Tips Menjadi Blogger Ketceh

Skandal Perjudian

Sumber : Wallet Hub

Namun, setelah menjuarai India open, karir Momota langsung “jeblok” ketika ia ketahuan terlibat dalam skandal perjudian di Jepang. Di Jepang, perjudian merupakan kegiatan illegal yang dilarang keras oleh pemerintah. Kento Momota, bersama dengan pemain senior lainnya, yaitu Kenichi Tago-pun diganjar hukuman keras, dimana keduanya di-“Banned” dari segala kompetisi, baik domestik maupun internasional. Tidak hanya itu, Momota pun gagal tampil di Olimpiade Rio 2016 akibat skandal ini.

Nah, berita bahwa momota kembali di-izinkan untuk berkompetisi di turnamen domestik tentu menjadi berita yang menggembirakan bagi para pecinta badminton dunia. Dan, publik juga akan semakin senang apabila Momota juga diperbolehkan untuk berkompetisi di turnamen internasional. Kita tunggu saja ya perkembangannya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here