Musisi Pop Tommy Page Meninggal Dunia

Sobat SPACERS, setelah baru-baru ini industri Hollywood kehilangan Carrie Fisher dan Bill Paxton, kini giliran industri musik dunia yang harus dirundung duka mendalam. Hal ini karena Tommy Page, salah satu musisi pop ternama di jagat musik dunia, meninggal dunia tanggal 3 maret yang lalu. Yang lebih mirisnya lagi, diduga bahwa sang bintang meninggal akibat bunuh diri. Yang lebih disayangkannya lagi adalah Tommy harus berpulang di usia yang terbilang masih muda, yaitu 46 tahun.

Nah, untuk tahu lebih dalam lagi mengenai kehidupan dan karir dari Tommy Page, yuk kita simak pembahasannya berikut ini.

Tommy Page

Sumber : Channel NewsAsia

Musisi bernama lengkap Thomas Alden Page ini lahir di New Jersey, Amerika Serikat, pada tahun 1970. Tumbuh di New Jersey, kesukaan Tommy Page terhadap musik dimulai saat ia berusia 16 tahun. Saat itu, sang musisi bekerja sebagai penjaga jaket di sebuah klub malam, dimana Tommy akan menjaga jaket-jaket milik musisi terkenal ketika mereka tampil. Nah, ternyata, suatu hari, Tommy memberikan contoh musik yang dibuatnya (atau kita lebih kenal dengan istilah “Demo”) kepada sang DJ. Sang DJ pun tertarik dengan contoh musik yang dikirimkan, sehinga Tommy diperkenalkan dengan Seymour Stein, seorang pemilik rumah produksi yang dikenal sukses mempromosikan Madonna.

Baca lainnya  Dua Hal Ini Sukses Bikin K-Pop Terkenal Seperti Sekarang Ini

Nah, Tommy pun mulai banyak membuat lagu setelah itu. Waktu berumur 18 tahun, Tommy Page sudah diberikan kesempatan untuk membuat lagu yang bakal digunakan untuk soundtrack film The Shag. Sehabis itu, Tommy pun merilis album pertamanya di tahun yang sama.

Nah tapi, dari semua hal diatas, pencapaian Tommy yang paling “tokcer” adalah waktu sang musisi mengeluarkan album kedua berjudul Paintings in my Mind. Di dalam album ini, ada lagu berjudul I’ll Be Your Everything, dimana lagu ini sukses menjadi lagu pertama Tommy yang memuncaki tangga musik di Amerika. Gak hanya itu, lagu ini juga dibuat berkolaborasi dengan Danny Wood, dimana Danny saat itu merupakan leader dari salah satu boy band terkenal amerika, yaitu New Kids on the Block.

Baca lainnya  Dua Hal Ini Sukses Bikin K-Pop Terkenal Seperti Sekarang Ini
Sumber : The AV Club

Setelah kesuksesan lagu itu, Tommy pun terus berkarya dengan membuat dan merilis album-album serta lagu-lagu baru, seperti When I Dream Of You, Whenever You Close Your Eyes, dan Under the Rainbow.

Nah, setelah sukses di Amerika, Tommy Page pun mulai terjun ke industri musik asia dengan berkolaborasi dengan banyak musisi asia dalam proses pembuatan lagunya, seperti Sally Yeh dan Amy Mestura. Bahkan, saking ingin fokusnya ke asia, sang musisi teken kontrak dengan perusahaan rekaman asal Jepang, Pony Canyon Records.

Baca lainnya  Dua Hal Ini Sukses Bikin K-Pop Terkenal Seperti Sekarang Ini

Sungguh sedih ya mendengar kabar kalau salah satu musisi terbaik dunia harus berpulang. Tapi, semua karya dan dedikasi Tommy Page terhadap industri musik global tidak akan pernah terlupakan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here