Rugi $515 Juta, Kenapa Valuasi Snapchat Tetap Seharga $25 Miliar?

Snapchat Rugi $515 Juta Tetapi Divaluasi Hingga $25 Miliar
Source: https://www.snapchat.com/

Siapa sih yang gak tau aplikasi media sosial yang menjadi trend saat ini, Snapchat? Pasti Spacer mempunyai account Snapchat, kan? Nah, tahukah Spacer jika akhir – akhir ini berkembang informasi jika Snapchat akan melakukan Initial Public Offering (IPO) alias Penjualan Saham Perdana? Snapchat pun digadang – gadang dihargai sebesar 25 Miliar Dollar lho! Tetapi, dalam faktanya, Snapchat masih rugi hingga 515 Juta Dollar. Tetapi mengapa ya, Snapchat tetap divaluasi sangat tinggi oleh Investor?

Snapchat Rugi $515 Juta tetapi tetap dihargai $25 Miliar!

Snapchat, salah satu media social yang dibentuk pada tahun 2011 oleh CEO Muda, Evan Spiegel, menjadi hits belakangan ini ternyata masih rugi sampai $515 juta. Ditambah dengan persaingan dari beberapa kompetitor terberatnya, Instagram, yang meluncurkan fitur yang serupa dengan Snapchat yaitu Insta Story. Karena hal tersebut, dikabarkan oleh Tech Crunch, Snapchat mengalami penurunan unique viewes hingga 40% pada bulan Agustus hingga November 2016.

Baca lainnya  Facebook Luncurkan Fitur Untuk Membantu Mengurangi Angka Bunuh Diri?

Walaupun mengalami penurunan popularitas, tidak membuat Spiegel mundur untuk rencananya melepas Snapchat di Bursa Efek New York (NYSE) dengan kode SNAP. Menurut dari beberapa sumber menyatakan, Spiegel menargetkan mendapatkan pendanaan hingga $3 Billion dari IPO. Sehingga Snapchat divaluasi sebesar $25 Miliar! Kira – kira, alasan apa ya yang membuat Snapchat tetap dihargai setinggi itu? Ini dia alasannya!

Snapchat Rugi $515 Juta Tetapi Divaluasi Hingga $25 Miliar
Source: https://www.snapchat.com/

1. Masih Menjadi World’s Most Popular Social Networks and Messaging Apps

Dikutip dari Bloomberg, 70% dari populasi remaja berusia 18 – 24 tahun yang memiliki smartphone mengaku sebagai Snapchat User. Tentu dengan mendominasi pasar anak – anak muda, tentu masa depan Snapchat masihlah ‘terang’ walaupun masih mengalami kerugian hingga $515 Juta atau jika dikonversi ke rupiah sekitar 6.8 Triliun Rupiah! Wah, ternyata besar banget ya kerugian Snapchat?

Baca lainnya  Facebook Resmi Luncurkan Fitur Baru, Yaitu Facebook Stories

2. Terjadi Kenaikan Pengguna Berumur 25 – 36 Tahun

Target pengguna Snapchat memanglah anak – anak muda seperti High School Students dan College Students. Tetapi, menurut data dari comScore, pada tahun 2013 hanya 6% dari populasi pengguna berumur 25-36 tahun yang menggunakan Snapchat. Tetapi pada tahun 2016, ternyata sekitar 40% dari pengguna umur 25 – 36 tahun ternyata menggunakan Snapchat di U.S! Jadi, semakin banyak yang menggunakan Snapchat dari kalangan umur, tentu menguntungkan untuk Snapchat.

3. Diprediksi Mendapatkan ‘Pemasukan’ Hingga $1.7 Miliar pada tahun 2018.

Menurut infogprahic dari eMarketer, Snapchat akan mendapatkan ‘pemasukan’ atau revenue sekitar 1.7 Miliar Dollar U.S pada tahun 2018 atau setara dengan 22 Triliun Rupiah! Wah, tentu dengan estimasi pemasukan sebesar itu, membuat para investor tetap percaya dengan bisnis Snapchat hingga tahun 2018 mendatang. Tidak salah jika tetap dihargai $25 Billion kan, Spacer?

Baca lainnya  Ini Dia 5 CEO Perusahaan Dengan Bayaran Gaji Tertinggi 2016

Apakah Snapchat Dengan Harga $25 Billion, Masuk Akal atau Lebay?

Walaupun banyak analis yang menyatakan harga valuasi Snapchat $25 Billion adalah masuk akal, tetapi ada juga beberapa analis yang menyatakan harga sebesar itu adalah lebay. Menurut Analis Edison yang dikutip dari Telegraph, valuasi seharga $25 Billion terlalu tinggi sehingga valuasi seharga $15.4 Billion adalah harga yang masuk akal.

Well, untuk memastikan apakah Snapchat memang pantas dihargai $25 Billion atau sekitar 333.5 Triliun Rupiah, kita tunggu saja nanti! Karena semua dapat terjadi di dunia bisnis terutama dibidang Teknologi. Jadi, kita tunggu saja kelanjutannya, Spacer! 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here