Salah Satu Kegagalan Terbesar Microsoft di 2016

Source : BBC

Sobat SPACERS, tahun 2016 merupakan tahun dimana kita banyak menyaksikan peluncuran perangkat-perangkat canggih dan dikembangkannya teknologi hingga ke tahap berikutnya. Namun, ternyata pada tahun 2016 ini, banyak kegagalan yang terjadi di industri Teknologi dunia.

Salah satu penyebab utama terjadinya kegagalan ini adalah karena para ilmuwan dan pengembang teknologi terus mendorong pengembangan hardware dan software hingga mencapai batasnya, dimana mereka berpikir dan yakin bahwa pengembangan teknologi untuk mencapai tahap berikutnya tidak memiliki batas. Namun, hal ini tidak didukung oleh kegiatan uji coba yang menyeluruh terhadap teknologi baru tersebut.

Selain itu, tuntutan dari konsumen yang menginginkan produk yang memiliki teknologi yang lebih muktahir dalam waktu yang singkat, ditambah tekanan dari para competitor/pesaing untuk menciptakan atau mengembangkan sebuah produk/teknologi yang lebih baik lagi, menimbulkan masalah baru, dimana pihak pengembang tidak memiliki jaminan pasti bahwa produk atau teknologi yang mereka baru kembangkan tidak akan mengalami masalah di kemudian hari. Namun, ternyata hal ini salah, dan dibuktikan dengan beberapa kegagalan yang terjadi di dunia teknologi pada tahun 2016. Kegagalan-kegagalan ini juga membuktikan bahwa secanggih apapun sebuah perangkat atau teknologi, kegagalan dapat saja terjadi kapanpun dan dimana pun.

Baca lainnya  Vivo Menjadi Smartphone Pertama Dengan Fitur Fingerprint di Dalam Layar?

 

Chat Bot TAY : Artificial Intelligence (AI) dari Microsoft

Sumber : ABC News

Sebelum Mark Zuckerberg berhasil mengembangkan Artificial Intelligence (AI) pada akhir tahun 2016, Microsoft sebenarnya telah mengembangkan sistem serupa di awal tahun 2016 yang diberi nama TAY (Thinking About You). AI yang dikembangkan oleh Microsoft ini berbentuk ChatBot yang dapat berinteraksi langsung dengan manusia sungguhan di Twitter.

Baca lainnya  Galaxy Note 8: Handphone ‘Meledak’ yang Anti Ledakan

Namun, hanya 16 jam setelah diluncurkan, pihak Microsoft memutuskan untuk menonaktifkan TAY setelah banyaknya laporan yang masuk ke pihak perusahaan bahwa ChatBot TAY mengirimkan kata-kata yang bersifat kasar, ofensif, rasis, dan bahkan kata-kata yang berhubungan dengan Nazi dan anti-feminisme di twitter. Setelah kejadian ini, dan banyaknya laporan yang masuk, pihak Microsoft memutuskan untuk menonaktifkan Artificial Intelligence (AI) yang baru saja diluncurkan. Seminggu kemudian, yaitu pada tanggal 30 Maret 2016, pihak Microsoft mengaktifkan kebali ChatBot TAY ini. Namun, lagi-lagi pihak Microsoft menonaktifkannya kembali tidak lama kemudian. Hal ini tentu diluar ekspektasi/harapan pihak Microsoft, yang berharap bahwa inovasi yang dilakukan ini dapat menjadi sesuatu yang besar dan berkembang di kemudian hari.

Baca lainnya  Microsoft Akan Segera Luncurkan Windows 10 "Game Mode"

Nah, sobat SPACERS, masalah-masalah diatas merupakan sebagian masalah yang terjadi di dunia Teknologi pada tahun 2016. Kita berharap semoga di tahun 2017 bakal menjadi tahun yang baik bagi dunia tekbologi global dan masalah-masalah seperti diatas tidak lagi terjadi ya!

Sumber : Phys.Org

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here