Ternyata, Jalur Kuning di Jalan atau Tempat Umum Ini Ada Fungsi Khususnya!

Sumber : The Daily Japan

Sobat SPACERS, pernah tidak kalian pergi ke tempat umum lalu menemukan ada jalan khusus berwarna kuning terbentang di sepanjang jalan? Biasanya jalan berwarna kuning ini banyak ditemukan di tempat-tempat umum, seperti stasiun kereta, stasiun bus, ataupun di sepanjang jalan umum. Namun, ternyata masih banyak orang yang tidak mengerti dan tidak paham mengenai alasan mengapa jalan ini dibuat. Terlebih lagi, banyak orang berpendapat bahwa jalan khusus tersebut dibuat semata-mata hanya sebagai hiasan atau untuk memperindah jalan. Namun, sebenarnya, jalan khusus berwarna kuning ternyata memiliki fungsi penting yang banyak orang tidak tahu. Kira-kira apa fungsinya ya?

Fungsi Jalan Khusus berwarna Kuning

Sumber : The Daily Japan

Ternyata, jalur khusus ini dikhususkan untuk para penyandang Tuna Netra. Pasti banyak dari sobat SPACERS yang terkejut kan? Ya, memang benar. Jalur khusus ini memang sengaja dibuat agar para penyandang Tuna Netra dapat berjalan di tempat-tempat umum yang ramai dengan aman. Untuk alasan itulah, maka jalan khusus ini dibuat berbeda dari jalan lainnya. Jalan ini dibuat lebih tinggi dari jalan-jalan di sekitarnya. Sehingga, ketika berjalan di jalan atau tempat-tempat umum, para penyandang tuna netra dapat dengan mudah menemukan jalan tanpa kesulitan dengan mengikuti jalan ini.

Baca lainnya  Penyebab Cidera Para Pemain Bola Ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Ngakak!

Garis vs Bulat

Selain itu juga, kalau kita perhatikan dengan seksama, jalur khusus ini juga memiliki 2 bentuk. Ada yang berbentuk garis-garis panjang, dan ada juga yang berbentuk bulatan-bulatan kecil. Kedua motif ini pun bukan hanya sekedar sebagai “penghias” jalan khusus tersebut. Namun, motif-motif ini memiliki arti tersendiri yang juga dapat membantu para penyandang tuna netra dalam berjalan.

Baca lainnya  Kento Momota Akhirnya Kembali Di-Perbolehkan Bermain di Kompetisi Domestik!
Sumber : The Daily Japan

Dilansir dari The Daily Japan, kedua motif ini memiliki arti yang berbeda satu sama lain. Jalan dengan motif garis-garis panjang memiliki arti “Jalan terus”, sementara jalan dengan motif bulat-bulatan kecil menandakan “Berhenti”. Dengan demimkian, para penyandang tuna netra dapat tahu kapan waktunya jalan, dan kapan mereka harus berhenti. Biasanya, di tempat-tempat yang ramai dan rawan kecelakaan, seperti di zebra cross, tikungan jalan, dan pinggir rel kereta, jalan dengan motif bulat-bulatan kecil ini dibuat lebih banyak dan bulatannya dibuat sedikit lebih besar. Tujuannya, agar para penyandang tuna netra dapat lebih waspada dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca lainnya  Aktor Dan Aktris Ini Ternyata Belum Pernah Raih Oscar Lho!

Mengenai pengaplikasiannya sendiri, jalan-jalan khusus ini sudah banyak di aplikasikan di negara-negara maju, seperti di Singapura, Jepang, dan negara-negara maju lainnya. Sedangkan, di negara-negara berkembang, pembuatan jalan khusus ini sedang digalakkan untuk diperbanyak agar membantu penyandang tuna netra dalam berjalan di jalan raya ataupun tempat-tempat umum. Di Indonesia sendiri, jalan-jalan khusus ini sudah mulai diperbanyak di tempat-tempat umum.

Nah, sobat SPACERS, ternyata jalan khusus ini memiliki fungsi yang sangat penting yang dapat membantu para penyandang tuna netra!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here