Xiaomi Ciptakan dan Kembangkan Prosesornya Sendiri

Sumber : BGR.in

Sobat SPACERS, perusahaan smartphone asal China, yaitu Xiaomi, dikabarkan telah berhasil mengembangkan dan menciptakan prosesornya sendiri. Prosesor buatan sendiri (In-House Built Processor) milik Xiaomi ini nantinya akan digunakan dan dipasangkan ke semua perangkat smartphone produksi Xiaomi. Prosesor ini sendiri diberi nama “Pinecone” dan siap dirilis pada tanggal 28 Februari 2017 mendatang.

Sumber : Tekno Kompas

Sebelumnya, banyak media mengabarkan bahwa Xiaomi memang telah cukup lama berencana untuk memproduksi prosesor buatan sendiri. Langkah ini dianggap tepat karena pertimbangan bahwa biaya untuk memproduksi prosesor sendiri akan lebih rendah jika dibandingkan membeli prosesor buatan perusahaan lain. Disamping itu juga, masalah yang terjadi antara perusahaan smartphone asal Amerika Serikat, yaitu Apple, dengna perusahaan prosesor Qualcomm, semakin mendorong perusahaan-perusahaan smartphone lainnya, termasuk Xiaomi, untuk mencari alternatif untuk menghindari “perselisihan” yang mungkin dapat terjadi kepada mereka kedepannya. Dan, salah satu alternatifnya adalah dengan memproduksi dan mengembangkan prosesor sendiri.

Baca lainnya  LG Luncurkan TV OLED Terbaru

Apple vs Qualcomm

Sumber : Trusted Reviews

Seperti kita ketahui, pada awal tahun 2017 ini, Apple menuntut salah satu perusahaan chip dan prosesor terbesar di dunia, Qualcomm, di dua negara sekaligus, yaitu di Amerika Serikat dan di China. Besaran nilai dari tuntutan yang diajukan pun tidak main-main : Apple menuntut Qualcomm sebesar 1 Miliar Dolar di Amerika, dan menuntut perusahaan yang sama di China sebesar 145 juta dolar. Alasan dari penuntutan ini adalah karena Apple merasa bahwa Hak Paten dan sistem royalti yang di-implementasikan oleh Qualcomm merugikan Apple. Klaim mengatakan bahwa Qualcomm meningkatkan besaran royalti yang harus dibayarkan oleh perusahaan yang menggunakan produknya. Selain itu juga, Qualcomm dikabarkan mengharuskan Apple untuk membayarkan persentasi royalti dari penjualan iPhone kepada Qualcomm. Hal ini karena iPhone menggunakan produk buatan Qualcomm.

Baca lainnya  Selfie dengan Vivo V5 Plus Yuk!

Namun, pihak Qualcomm sendiri membantah tudingan ini. Pihak Qualcomm mengatakan bahwa ini hanyalah “akal-akalan” dari pihak Apple saja agar membayar lebih murah untuk produk yang sama. Mengenai tuntutan Apple terhadap perusahaan Qualcomm di China, pihak Qualcomm mengatakan bahwa tuntutan yang diajukan Apple sangatlah “tidak berdasar” dan tuntutan ini hanyalah “akal-akalan” Apple agar dapat membayar produknya dengan harga murah. Selain itu, pihak Qualcomm pun menyatakan bahwa mereka telah mengirimkan beberapa terms kepada Apple untuk di-review. Pihak Qualcomm pun mengatakan bahwa terms ini telah disetujuii oleh lebih dari 100 perusahaan di China. Namun, pihak Apple menolak untuk me-review terms atau perjanjian tersebut.

Baca lainnya  Salah Satu Kegagalan Terbesar Microsoft di 2016

Masalah yang muncul diantara dua perusahaan ini membuat banyak perusahaan smartphone berpikir ulang untuk mencari alternatif, dengan harapan mereka dapat terhindar dari masalah serupa dengan para supplier prosesor. Xiaomi pun menjadi salah satu perusahaan yang memutuskan untuk mengembangkan prosesornya sendiri dan berhasil. Prosesor “Pinecone” ini akan diluncurkan pada tanggal 28 Februari 2017, hari yang sama dimana smartphone Xiaomi Mi 5C terbaru akan diluncurkan. Smartphone Xiaomi Mi 5C ini juga akan menjadi smartphone pertama yang menggunakan prosesor buatan Xiaomi ini. Prosesor ini sendiri akan hadir dalam 2 varian, yaitu jenis V670 dan V970.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here